Thursday, June 19, 2014


Antara Hati Nurani Dan Risiko Kematian

Sebagian pendapat menganggap aborsi  bisa dilakukan demi keselamatan ibu hamil, melindungi bayi dari trauma psikologis (karena sang ibu tidak siap hamil atau kehamilan terjadi karena kasus pemerkosaan), tidak siap menjadi orang tua dan sejuta alasan lainya.

Dari banyaknya kasus aborsi, berikut sedikit  fakta mengejutkan seputar aborsi:

1. Aborsi Sudah Ada Sejak Lama

Aborsi sudah ada sejak lama bahkan diduga sejak peradaban kuno
Menurut penelitian aborsi telah ada sejak zaman peradaban kuno. Rekam jejak sejarah menemukan bahwa aborsi pertama kali kemungkinan besar dilakukan pada tahun 1550 SM, ribuan tahun dari masa kini. Tepatnya tercatat pada peradaban Mesir Ebers Papyrus.

Untuk Metode yang dilakukan: mulai dari puasa berhari-hari, menyedot janin dari organ intim wanita, hingga sengaja berbaring di atas tempurung kelapa yang sudah dipanaskan. Metode-metode itu tidak aman dan telah menyebabkan banyak kematian wanita.

2. Terjadi Lebih 205 Juta Kasus Aborsi

Ini akumulasi di seluruh dunia, berdasarkan data yang tercatat oleh Guttmacher Institute, ada sekitar 205 juta tindak aborsi. Jumlah tersebut bisa jauh lebih banyak, karena jumlah wanita yang melakukan aborsi dan tidak tercatat tidak kalah banyak.

Sepertiga dari jumlah tersebut adalah wanita yang melakukan aborsi karena tidak menginginkan bayinya. Kebanyakan, melakukan aborsi di akhir usia kehamilan 5 bulan. Mayoritas  melakukan aborsi di klinik ilegal atau melakukan tindak aborsi sendiri dengan obat-obatan tertentu.

3. Menurut Filsuf Yunani Aborsi Dapat mengendalikan Populasi

Seorang filsuf terkenal dari Yunani, Aristoteles melihat aborsi sebagai metode yang tepat untuk mempertahankan jumlah populasi di angka yang stabil. Plato juga meminta para wanita untuk memastikan apakah janin yang dikandung bisa mendapat kehidupan yang baik, jika tidak, aborsi bisa jadi metode yang dipilih.

Bahkan beberapa sarjana kedokteran di masa lalu merekomendasikan tiga metode aborsi yang berbeda:

#. memberi tekanan eksternal atau tekanan dari luar pada janin.
#. memberi tekanan internal atau langsung pada janin. Dan yang ketiga
#. olahraga ekstrim untuk membuat janin lebih mudah gugur.

4. Karena Aborsi, Kurang lebih 70.000 Wanita Meninggal Tiap Tahun

 Beberapa rumah sakit yang bisa melakukan aborsi legal memang memberikan jaminan keamanan yang tinggi. Namun tidak semua wanita memakai fasilitas ini saat melakukan aborsi.
Tercatat 70.000 wanita meninggal setiap tahun karena aborsi yang tidak aman.

Metode aborsi yang banyak menimbulkan korban jiwa adalah aborsi di klinik ilegal, mengonsumsi obat/herbal tertentu, dan metode lain yang bisa menimbulkan pendarahan hebat bagi wanita atau infeksi setelah aborsi.

5. Museum Khusus Tentang Aborsi

Ada Museum Khusus Tentang Aborsi di Austria
Pemerintah Austria membuat sebuah museum tentang aborsi pada tahun 2007. Nama museum itu adalah Museum for Contraception and Abortion.

Ada banyak koleksi museum yang menampilkan proses pertumbuhan janin, hingga alat-alat yang dipakai untuk melakukan aborsi. Tujuan dari museum ini adalah meningkatkan kesadaran tentang aborsi.

Berbagai alat peraga, berita terbaru seputar aborsi bisa Anda temukan di sana. Berbagai efek mengerikan dari aborsi juga bisa Anda temukan di sini. Dengan adanya museum ini, diharapkan para wanita lebih paham mengenai aborsi dan dampaknya, baik secara fisik maupun psikologis.